
Pekanbaru, Nusantara Madani – Di tengah hiruk pikuk kota, sebuah kedai kopi bernama Kopikopan hadir bukan sekadar sebagai tempat minum kopi, melainkan ruang untuk merasakan kembali akar budaya Melayu. Dari aroma kopi yang menyeruak hingga sajian khas Bengkalis dan Selat Pesisir, setiap sudut kedai ini seakan bercerita tentang kampung halaman, Kedaikopan berada di Jantung Kota, Beralamat di Jalan Kopan Gobah Pekanbaru tepatnya diseberang Kantor Satpol PP Provinsi Riau.
Rasa yang Membawa Pulang
Bagi sebagian pengunjung, mencicipi lempeng sagu Mie Kuah Kacang, mie sagu, mie Goreng kampung Bengkalis dan lain-lain di Kopikopan bukan hanya soal mengenyangkan perut.

“Rasanya seperti kembali ke rumah nenek di pesisir,” ujar seorang pelanggan yang rutin datang setiap akhir pekan. Menu lain seperti lontong pecal khas Bengkalis, hingga pisang berendam, kolak Kopan menjadi pengingat akan tradisi kuliner yang kian jarang ditemui di kota besar.

Kopi: Dari Malaka hingga Cold Brew
Kopikopan juga meramu kopi dengan dua wajah: klasik dan oriental.
Kopi klasik: Es kopi susu Malaka, Kopi O, Kopi susu aren, hingga Es kopi in yang akrab di lidah masyarakat.
Kopi oriental: V60, V60 Japanese, hingga Cold Brew yang bisa dinikmati bersama lebih dari satu orang, menghadirkan pengalaman menyeruput kopi dengan cara berbeda.
“Anak muda sekarang suka eksplorasi kopi. Kami ingin mereka tetap bisa menikmati kopi tradisi, tapi juga mencoba teknik modern,” kata pemilik Kopikopan.
Lebih dari Sekadar Kopi
Tidak semua pengunjung datang untuk kopi. Kopikopan juga menyediakan jus segar, teh rempah Nusantara, hingga mocktail kreatif. Pilihan ini membuat kedai terasa inklusif, menjadi ruang pertemuan lintas generasi dan selera.
Suasana yang Mengikat
Dengan interior yang Sederhana dan sentuhan modern, Kopikopan menghadirkan suasana hangat. Meja kayu memungkinkan obrolan ramai, sementara sudut-sudut tenang memberi ruang bagi mereka yang ingin menulis, membaca, atau sekadar menemani teman Ngobrol.
Sumber : www.seputarriau.co
(MN)