
BENGKALIS, Nusantara madani- Eks PT. Sinar Inti Sawit (SIS) didua Desa yaitu Desa Pamesi dan Bumbung, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis yang sudah tidak ada wewenang dengan lahan sawit sekitar 732,69 hektar tersebut yang telah disita oleh satgas PKH dikarnakan kebun tersebut masuk dalam kawasan hutan dan Satgas PKH sebagai pembantu dari presiden yang menindak tegas perusahaan yang nakal dan kebun dalam kawasan hutan.
Setelah sesuai verifikasi maka satgas PKH memasang plank di kebun Eks PT Sinar Inti Sawit agar tidak di kelola lagi oleh manajemen PT SIS tersebut.
Menanggapi hal ini Andika Sakai selaku tokoh pemuda SAKAI Kerapatan Adat Sakai Bathin sobanga sangat sayangkan dengan hal yang terjadi. Andika melihat ini sangat aneh dan miris melihat seolah-seolah ini di anggap sepele oleh manajemen PT SIS sampai saat ini. Dimana kebun yang sudah di sita oleh negara seluas 732,69 Ha itu masih dikelola oleh PT SIS.

“Namun dengan demikian dalam hal ini pihak PT Agrinas seperti tidak tegas dan diam membisu, ada apa seharusnya jangan takut dengan mafia, sudah jelas mereka salah tapi kenapa tidak di tindak sampai tuntas ucap Andika dengan lantang
Akibat ada pembiaran atas tindakan PT SIS yang tidak menghargai putusan dari presiden maka itulah terjadi unjuk rasa dilokasi PT SIS pada tanggal 17 November 2025 lalu saat pemegang KSO beserta masyarakat adat suku sakai rombongan datang ke PT SIS agar bisa masuk ke lokasi kebun 732 Ha tersebut.
Namun pihak pekerja dan pengaman PT SIS melakukan perlawanan seolah olah di adu domba oleh pihak manajemen PT SIS. Kan kasian jadi nya pekerja dijadikan tumbal, harusnya manajemen PT SIS koperatif dangan aturan dan tindakan yang dilakukan Satgas PKH dan PT Agrinas, jelasnya lagi.
Dengan demikian sangat disayangkan dari pihak PT SIS sempat melontarkan kata kata provokasi mengatakan siap perang bentrok dan gorok gorokan dilapangan,padahal masyarakat adat sakai dan pihak KSO hanya ingin mengusai lahan kebun yang sudah di sita negara. Kenapa jdi begini padahal alur dan ceritanya sudah tepat sesuai aturan yang berlaku.tidak ada aksi kekerasan semua aksi tersebut di lakukan dengan damai dan baik, ujar Andika.
Melihat hal ini Andika Sakai sangat menyayangkan PT Agrinas yang terlihat lemah dan bungkam terhadap PT SIS
sehingga membuat masalah ini bentrok dan ribut dengan PT SIS. Dan jika tindakan tegas itu dilakukan oleh PT Agrinas dengan tepat dan tegas kepada PT SIS mungkin hal ini tidak akan terjadi.
Untuk itu Andika selaku tokoh pemuda SAKAI Kerapatan Adat Sakai Bathin sobanga berharap kepada manajemen PT SIS untuk segera sadar diri dan terima keadaan bahwa anda sudah salah, akui saja.jangan ciptakan dilokasi untuk selalu berbenturan,kasian para pekerja yang di jadikan pion dan tumbal Untuk kepentingan PT SIS, Tutupnya dengan tegas.
Ben