
MANDAU, Nusantara Madani – Maraknya pemberitaan dari sejumlah tujuh awak media di Kota Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, terkait aktivitas para penglansir bio solar di SPBU Hangtuah dan Sudirman ternyata membuat gerah para aktor di balik praktik mafia BBM subsidi.
Informasi dihimpun, salah satu bos mafia solar mulai menunjukkan reaksi setelah aktivitas ilegal mereka terekspos publik.
Saat awak media melakukan pemantauan langsung di SPBU Hangtuah Hari ini, seorang bos mafia solar menghubungi jurnalis Detak60.com Andika Maratona
Dalam percakapan telepon itu yang di Rekam, ia mencoba membuka ruang negosiasi.
“Kalau memang bisa dibicarakan, kita bicarakan. Kalau tidak bisa dibicarakan, silakan saja… manusia itu punya cara masing-masing ya,” ujarnya dengan nada mengancam.
Jurnalis yang dihubungi kemudian menegaskan bahwa dirinya tidak mengenal yang bersangkutan.
Ketika bos Mafia tersebut mengajak bertemu, permintaan itu langsung ditolak oleh Andika Maratona.
Situasi di lapangan juga semakin memanas. Pada Sabtu siang, jurnalis KabarDuri.net kembali mendapatkan tindakan tidak terpuji dari salah satu Sopir penglansir mobil Panter Pelaku terlihat mengacungkan jari tengah ke arah jurnalis yang sedang melakukan peliputan di area SPBU Hangtuah.
Tidak hanya itu, seorang wanita berambut cepak yang mengendarai Toyota Fortuner juga mencoba masuk ke jalur pengisian bio solar untuk kepentingan langsir Mobil Bio solar miliknya. Namun aksinya gagal setelah pengawas SPBU Hangtuah menolaknya karena antrean penglansir sudah membludak.
Menanggapi ancaman tersebut, Hendra Setiawan, pemilik Jagariau.com mengaku prihatin dan mengutuk keras sikap oknum mafia itu. Menurutnya, cara cara premanisme masih menjadi tren guna memperlancar aksinya meraup keuntungan.
“Sudah basi cara cara seperti ini, silahkan saja pakai cara sendiri. Kita sudah siap, kalau perlu kita ketemu di Polda saja,”ujarnya kesal.
Sejumlah jurnalis memastikan akan terus melakukan kontrol sosial untuk mengawasi penyalahgunaan BBM subsidi di Duri, mengingat aktivitas mafia solar telah merugikan masyarakat luas.
BN